1 Nov 2011

..........

Rabb...

Rindu itu sangat...

menggedor-gedor hendak keluar

seandainya ia masih dapat kutahan

Rindu itu sangat...

menahanku terlelap dalam malam

menguapkan konsentrasi pada tempatnya

meninggalkan bekas-bekas pada ingatan

Rindu itu sangat...

menggantung indah pada ketidakharusan

membelai melambai tak tentu arah

Karena rindu itu sangat...

11 Okt 2011

Seuntai Cinta Untuk Yang Tercinta

Wajahmu terlukis indah pada tiap-tiap perjalananku

membangunkanku pada kesadaran bahwa aku harus terus melangkah

seberapa besarpun cobaan yang ada, rintangan yang kutemui

pastilah ada doamu disana

meski terkadang luka tak segan kutorehkan ke hatimu

kesalahan bertubi kulakukan kepadamu

tapi bagimu tiada lain kecuali kebahagiaanku

Engkau terlukiskan pada mimpi-mimpi itu

mimpi indah dan panjang yang menggelayut

memberikan aku luahan harapan dan keyakinan

bahwa hidup memang harus terus diperjuangkan

Sesekali mungkin tak kudengar ucapmu

memalingkan diri sehingga ikhlasmu tak kurasa ridhomu tak terasa

dan aku layaknya manusia durhaka

yang sesungguhnya masih membutuhkanmu

Cintamu amat luas kasihmu tak terbatas

semoga kelak senyum bangga itu hadir diwajahmu

melukis indah bersama senja

meski cinta tak tersampai lewat tingkah

namun ia akan selalu ada

membersamai dalam do’a dan sujudku duhai ibunda..

# Ibuku oh Ibu...

Betapa ikhlas kau menyayangiku

Jiwamu tulus memeliharaku

Tiada mengharap balasanku

Ya Allah Tuhanku...

Bukakanlah pintu ampunanMu

Curahilah ia dengan kasihMu

Ia merawatku sejak kecilku...

Oh ibu kini aku jauh darimu

Inginku luruh dipangkuanmu

Rengkuhlah aku dalam doa malammu

Semoga Dia membimbing langkahku

Oh ibu airmataku berderai

Rindu belai kasih sayangmu

Dengan ketulusan hati yang dalam

Maafkanlah anakmu ini

Maafkanlah anakmu ini...

# nasyid

*) Kamar inspirasi, September 2011

dipersembahkan untuk semua yang mencintai ibundanya.

23 Jul 2011

Rindu itu...


Malam semakin larut namun tak dapat kupejamkan mata dirundung rindu pada mereka yang mengingatkanku akan syurga.
Malam itu kubuka catatan seorang ukhti entah kenapa ingin rasa membaca catatannya, meski mungkin catatan biasa tapi terasa berbeda bagiku. Seketika aku diingatkankan pada mereka. Mereka yang dulu berjanji utnuk membersamai di syurga. Mereka yang sedikit ku gambarkan sebagai : sosok akhwat yang tegas namun penuh sayang, sosok yang melankolis juga periang, sosok yang aneh namun luar biasa, sosok yang cerewet juga pintar, sosok yang gaul tapi manis, sosok yang kekanakan tapi hebat, sosok yang terlihat biasa tapi smart, sosok yang manis hmm disemutin nih.
Malam itu kusempatkan diri menulis tentang mereka tidak bnyak memang hanya ingin mengingat masa-masa kebersamaan kita dulu. Rindu dengan kalian ukhti meski kita terpisah oleh jarak, semoga hati kita saling mengikat. berharap suatu hari kita semua dapat berkumpul kembali menyatukan semnagat yang mulai retak. Menyemai langkah kita menuju pada keridhoan-Nya. Rabithah ini akan selalu menyertai kalian ukhti, meski jarak, meski waktu memisahkan kita. Semoga kelak kita dipertemukan-Nya kembali seperti janji kita dulu ukhti. Uhibbukumfillah...^^
*Kamar inspirasi Juni '11