Tampilkan postingan dengan label CatCiL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CatCiL. Tampilkan semua postingan
21 Jul 2014

Selamat Datang My Baby Boy :)

Jum'at 30 Mei 2014 atau bertepatan dengan 1 Sya'ban 1435 H adalah hari yang tak akan pernah terlupakan. Dini hari jam 1 pagi tiba2 perut terasa sangat sakit sekali,aku pikir sakit itu sama seperti hari2 biasanya bagi ibu hamil tua. Kubiarkan rasa sakitnya sambil terus mencoba untuk bisa tidur tapi lama kelamaan sakitnya tak kunjung hilang. Barulah jam 3 pagi kubangunkan ibu karena suami saat itu sudah kembali kerumahnya & khawatir memang sudah waktunya melahirkan. Seketika itu seisi rumah bangun padahal hanya ibu yang kubangunkan,kk perempuan ku pun cerita kalo dia mimpi aku akan melahirkan makanya saat itu ia langsung terbangun. Akhirnya kuhubungi suamiku dan ia pun menelepon bidan kalau aku sudah menunjukan tanda2 akan melahirkan. Tapi kami menunggu hingga subuh tiba krn saat itu masih terlalu pagi & aku masih bisa menahan sakitnya.
Selesai subuh aku diantar ibu dan kk segera ke bidan dengan menahan sakit yang semakin terasa. Sesampainya disana aku segera diperiksa oleh bidan dan ternyata sudah pembukaan 4. Aku pun disuruh jalan2 bolak balik didalam ruangan untuk mempercepat pembukaan. Rasa sakitnya semakin saja menjadi-jadi dan sesekali terasa ingin buang air kecil. Tak tahan dengan sakitnya aku pun berbaring saja dikasur. Waktu sudah menunjukkan jam 7.30 pagi saat itu aku kembali diperiksa ternyata sudah pembukaan 6 dan ketuban sudah pecah dengan warna hijau bening. Aku yang sudah tak kuat berjalan dibopong keruang bersalin. Tiba2 saja tanganku akan di infus yang kemudian baru aku tau kalau itu ternyata induksi -perangsang agar mules dan mempercepat pembukaan. Ternyata setelah diinduksi itu rasa sakitnya lebih2 dari sebelumnya. Aku pun meronta2 kadang berteriak tapi kemudian bidan menyruh untuk banyak2 menyebut nama Allah. Sementara suamiku yang sudah datang sejak pagi dan menemaniku itu menjadi bulan-bulanan aku yang menarik tangan atau badannya sampai2 ia kesakitan (hehe maaf ya bi). Tak henti-hentinya aku menyebut nama Allah karna hanya itu yang bisa kulakukan. Setelah induksi pertama habis aku pun diinduksi untuk yang kedua kalinya. Rasa sakit yang terasa benar2 tak dapat diungkapkan dengan kata2 hanya bisa menangis dan berdoa.
Jam 10 pembukaan sudah lengkap berkali2 aku coba mengejan tapi selalu berakhir dgn kelelahan yg tak juga mendorong dede keluar, hanya sesekali rambutnya terlihat tapi kemudian masuk kembali. Bidan pun melarang aku mengejan karena khawatir bayinya terjepit dan tenaga benar2 habis. Akhirnya bidan mengambil keputusan untuk memvakum bayinya setelah sebelumnya memberi rujukan untuk secar karena aku yang tak kuat mengejan. Aku pun menolak secar,karena sudah sampai sejauh ini kenapa harus secar sedangkan aku yakin masih bisa normal dan memilih untuk divakum,meskipun bidannya bilang kalau divakum juga tidak bisa maka aku harus secar. Dengan sekuat tenaga yang kubisa dan kupasrahkan saja pada Allah apapun yg terjadi setelah itu,akhirnya 11.25 tangis si kecil pun terdengar, rasa lega dan bahagia yg kurasa,sungguh saat2 yang sangat luar biasa. Terdengar tawa bahagia keluarga yang menanti dengn cemas sedari tadi diluar. Dede mau ikut solat jumat sama abinya tuh kata bidannya :) kami semua tersenyum. Suami pun segera bersiap2 solat jumat yang sebentar lagi dilaksanakan setelah sebelumnya khawatir karena dede belum juga keluar mendekati jumatan. Makasih ya bi udah nemenin aku dari awal hingga akhir,padahal katanya kamu takut darah,suami yang baik :)
Setelah berdiskusi cukup sulit antara aku dan suami akhirnya dede kecil pun diberi nama Ahmad Dzakwan Abdus Syahid dengan berat badan 3,5 kg & tinggi 53 cm. Bersyukur bisa lahir normal di hampir 42 minggu kehamilan. Jauh meleset dari hari perkiraan lahir 21 Mei jd 30 Mei yg kami sempat khawatir,namun Allah memang punya rencana indah dan dede tau kapan waktunya ia harus keluar. Oya sehari sebelumnya aku dan suami jalan2 ke TMII mungkin itu juga yg mendorong aku segera melahirkan. Tipsnya untuk ibu hamil mendekati kelahiran banyak2 jalan & latihan pernapasan,akan ada banyak huh hah yang harus dikeluarkan hehe. Dan yang pasti selalu berpikir positif lah dan yakin dengan diri sendiri untuk para ibu yang tengah menanti kehadiran si kecil :) bahwa ada Allah yang selalu menemani.
Untuk my dzakwan semoga kelak menjadi anak yg sholeh, cerdas seperti namanya, hafizh qur'an insya Allah. aamiin...

5 Apr 2013

Sms Kalian Teman...Kemana?

google.com

Rindu, rindu, rindu...ah kata-kata itu selalu mengecap di jiwaku. Rindu pada nasihat-nasihat kalian teman...kemana perginya ya kalian? bukan kalian tapi nasihat-nasihat itu. Kalian tahu untuk sekedar menghapus sms-sms dari kalian pun aku agak enggan, banyak sekali yang bisa aku dapat disana. Sampai-sampai inbox handphone pun selalu penuh. Maka agar sms itu tak hilang aku tulislah ia di lembaran-lembaran kertas bukan kertas lebih tepatnya buku, buku-buku yang memang khusus untuk sms dari kalian. Ya sms kalian teman-teman, baik itu di Rohis, LiQo, kampus dan yang lain dengan menuliskannya dibuku itu. Trus tiba-tiba selalu kangen itu, saat sms berbunyi seolah berlomba-lomba masuk dalam handphoneku. Dan satu, dua, tiga atau mungkin lebih sms akan masuk dengan segera. Baik satu halaman, dua halaman bahkan lebih sampai-sampai penuhlah inbox handphoneku dan satu persatu pula kuhapus sms yang telah kutulis dibuku. Hmm...rutinitas yang cukup mengasyikan dan membuat pegal tangan juga sih :D
Tapi sekarang pada kemana ya? apa karena harga sms sudah mahal ya atau mungkin karena sudah ada jejaring sosial yang kita bisa baca status siapapun sesuka kita, atau atau alasan lainnya? Hmm...mungkin. Atau saya yang menghilang? yang sudah tidak lagi mengirimkan sms-sms tausiyah itu kepada kalian? Astaghfirullah sepertinya iya, jadi ya kembali ke diri masing-masing, dan harus selalu diingat bahwa apa yang kita dapat sesuai apa yang kita beri, begitu kan? Jadi...silakan menarik kesimpulan sendiri. Baiklah, cukup itu saja. Ini beberapa sms yang berkesan untuk aku walaupun semua sms pasti memberi kesan tersendiri untukku, hanya sampel...

This...From my lovely sister J

Aku tau dakwah itu sulit tapi yang aku lebih tau dakwah itu mudah dan satu yang aku tau dakwah itu indah selama langit masih biru cinta masih memerah dan ghirah masih berkobar. Ayo Semangat Sobat !!! Semangat...
Dari : K’Dian
18:32  17-Agst-2006

Aslm. Hari, terlalu cepat ia pergi. Merasa? Tapi ukh, jika hari tak berjalan sebagaimana mestinya, maka tak sempurna pulalah perputaran bumi ini...Subhanallah, Tuhan yang mengatur dengan hebat berbagai gerak alam semesta...Masihkah ragu atas kuasaNya? Naudzubillah...Mari tangisi dosa sepanjang hari ini, mari syukuri nikmat sepanjang hari ini...Dengan simpuh sujud di hamparan sajadah..Ayo ukh kita tahajud...dalam hening yang menggetarkan serpihan-serpihan  rindu pada Sang Ilahi...
Dari : Endar
02:04 30-Okt-2007

Asw. Ukhti, bersemangatlah dalam perjalanan da’wah ini. Jangan terburu melangkah karena kau kan cepat lelah dan yang lain pun lelah mengikuti langkahmu. Jangan terlalu lambat melangkah karena perjalanan dakwah yang sejatinya lama akan semakin lama. Jangan berhenti karna yang lainnya akan terus melaju sehingga kau menjadi sendiri, sepi ditengah jalan yang memang sepi dari para pejalan. Jangan pula berbalik , karna itu akan sia. Sebab di depan sana ada kenikmatan abadi yang dicari oleh pejalan lain. Maka berlombalah ukhti selama di perjalanan ini. Karna hidup seorang muslim sejatinya adalah kompetisi. Kompetisi untuk menjadi yang terbaik dihadapan Allah. Fastaqim ya ukhti shalihah..
Dari : Eza
06:51  12-Apr-2009

And this...from my brother J

Dengan do’a hati menjadi hanif sehingga ada sentuhan kasih sayang dan rahmat dari Allah SWT yang membuat kita dekat dengan Allah sedekat kepala dengan leher kita.
Dari : Oki L
17:56  09-Nov-2008

Jadilah jiwa dengan hati yang paling lembut, semangat yang paling tinggi, pengorbanan yang paling tulus, ukhuwah yang paling hangat, pengabdian yang paling ikhlas karena Allah (Ust. Rahmat Abdullah)
Dari : Ardi
04:51  31-Okt-2010

Itu hanya sedikit dari banyaknya nasihat yang terkumpul dari teman-temanku yang shalih dan shalihah. Semoga kebaikan untuk kalian semua saudaraku dan semoga tak akan pernah ada kata lelah untuk menebar kebaikan dimanapun kita berada.
Semangat !!!! :D

Baiti, 30 Maret 2013

27 Okt 2012

Catatan Hujan

Hujan aku rindu sekali padamu.
Dulu hampir setiap hari kau menyapaku 
baik dalam intensitas rendah, sedang atau lebat.
Baik itu pagi, siang atau malam.
Tapi kenapa sejak beberapa waktu ini tak lagi kudapati engkau 
menemani hari-hariku.
Kering, gersang yang ada.
Aku rindu melihatmu dari balik jendela, 
membantuku menyelami sejauh mana perjalananku. 
Kehadiranmu memberi sejuk pada hari-hariku,
kehadiranmu menyuburkan tanah-tanah gersang, 
memekarkan bunga-bunga indah dipekaranganku.
Sungguh engkau adalah rahmat dari Tuhan yg tiada batasnya.
Semoga engkau segera hadir membuat senyumku bertambah 
karena senang.

*Lupa kapan buat ini ya...udah lama ada di notes hp

16 Jul 2012

Prepare Ramadhan...

Karena kehidupan tak selalu melihat dari sisi bahgianya di dunia saja. Ada akhirat yang sudah lama menanti kehadiran kita.
Jangan terlalu dipusingkan dengan kehidupan semu dunia kalau ternayata akhirat kita malah terabaikan. Kita bersibuk-sibuk mencari kebahagiaan didunia tapi tak bersibuk-sibuk mencari kebahagiaan akhirat. Kita berpusing-pusing dengan permasalahan hati dan pikiran, tapi kita tidak berpusing-pusing dengan amalan-amalan akhirat kita. Tak ada yang lebih penting dari persiapan kita untuk bertemu dengan-Nya.
Terkadang pula kita disibukkan dengan popularitas di kalangan manusia padahal cukuplah kita populer di kalangan penghuni langit, dimana saat ditanyakan ke penghuni langit mereka tahu siapa kita. Tak peduli jika saat ini tak ada yang mengenal siapa kita, cukup Allah dan para penghuni langit.
*Persiapkan amalan-amalan terbaik kita, sebentar lagi Ramadhan…

(repost)

Pada Allah Saja

Setiap pekannya ia selalu mengajariku untuk memantapkan keyakinan  pada Allah saja. Di setiap keadaan dan disetiap kondisi bagaiman pun itu. Ah lagi-lagi ku bertanya pada diri sendiri sudahkah 100% keyakinanku pada-Nya? Bukan keyakinan atas zat-Nya tapi keyakinan atas kuasa-Nya, kuasa-Nya yang begitu besar atas segala sesuatu. Ketika kun nya berlaku, sudahkah sepenuh jiwa meyakini?  Aku lagi-lagi disadarkan, bukankah seorang muslim sudah seharusnya optimis? Optimis bahwa ada Allah yang Maha Membantu dan dilubuk hati yang terdalam berbisik ‘masih cukup kurang keyakinan itu’. 
Banyak cerita yang kudapat darinya, tentang liku perjalanan hidupnya yang seluruhnya hanya disandarkan pada-Nya. Betapa lagi-lagi kudapati keyakinan yang begitu kuat dari sorot kedua matanya. Saat kau menitipkan keluargamu pada Allah. Tak ada keraguan yang kau dapati. Ah…dapatkah aku sepertimu? Sosok kuat penuh kesholehan yang aku selalu dibuat tertegun setiap kali ia berbicara. Sungguh bersyukur aku ditemukan denganmu. Semoga kelak aku bisa mengikuti jejak-jejak pribadimu yang baik.

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta." (Surat al-Fushilat ayat 30 & 31)


*Uhibbukifillah my murobbi

10 Jun 2012

Yakin & yakin



Ini foto aku dan teman-teman Sebi di acara Seminar Internasional, Bandung Islamic Finance and Investment Summit 2012 (BIFIS 2012) pada tanggal 28-30 Mei 2012. Akhirnya setelah sekian lama, bisa menginjakkan kaki kembali di Kota Bandung hehe lebay mungkin. Bandung adalah salah satu kota yang begitu ingin aku kunjungi saat ini, menyusul kota-kota lain. Padahal cukup dalam hati keinginan itu terucapkan tapi Allah memang baik, aku pun diberi kesempatan bisa kesana. Sudah cukup sering keinginan-keinginan dalam hati yang tak pernah terbayangkan bisa tercapai, memang kuncinya satu, YAKIN. Yakin pada Allah yang Maha Pengabul segala do'a, yakin yang dalam bahwa sekalipun tak terjadi saat kita meminta, pasti suatu hari akan terjadi. Hanya menunggu waktu mungkin itu jawabnya. Hmm...sedang berusaha menanamkan keyakinan pada diri bahwa kita mampu dan kita bisa, Biidznillah...Semangat ^_^

23 Mei 2012

Berlapang Dalam Ukhuwah

Karena disitulah ujiannya ukhuwah ketika engkau berusaha menerima dengan lapang atas sikap saudaramu yang tak kau sukai. Seberapa besar dan seberapa kuat egois dalam dirimu untuk bersikap tidak suka atau seberapa kuat sikapmu untuk dapat memaafkan dan kembali bersikap seperti tak terjadi apa-apa. Bukan karena orangnya tapi karena sikapnya yang salah harusnya kita tak suka. Bukan karena orangnya tapi karena Allah-lah kita kembali menyemai ukhuwah itu. Yang pasti melapangkan dada dan hati itu lebih baik daripada harus terus berada dalam kesempitan hati.

BERLAPANG DALAM
UKHUWAH

*Saling memaafkan dan saling memahami



12 Apr 2012

Yang Akan Menjadi Kenangan


Lantunan merdu ayat suci memenuhi ruangan masjid menjelang dzuhur kala itu. Memberi tetes sejuk pada hati-hati yang tengah sibuk berjibaku dengan urusan-urusan dunia ataupun urusan-urusan lainnya. Entah siapa pemilik suara namun hadirnya cukup memberi ketenangan pada kami yang saat itu duduk tidak jauh di balik hijab.
Adzan dzuhur pun berkumandang masjid yang semula agak lengang kini dipenuhi oleh banyak orang yang tak ingin tertinggal dalam jamaah shalat. Shaf demi shaf terisi hingga masjid penuh dan mereka yang tidak bisa masuk kedalam akan shalat di bagian luar masjid. Selesai shalat lantunan ayat suci saling berlomba bekejar-kejaran meluncur dari lisan jamaah yang selesai shalat. Indah bukan...Selalu seperti itu. Hingga saat-saat seperti inilah yang mungkin akan selalu kurindukan. Berada dikumpulan orang-orang shaleh (insya Allah) yang dengan berkumpulnya kita disana setidaknya kita bisa lebih mengupgrade keimanan kita lebih baik lagi, tidak ingin kalah dengan yang lain. Seperti dalam nasyidnya opick tombo ati (obat hati) salah satunya dengan berkumpul dengan orang-orang shaleh.
Itulah kampus kami Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Sebi. Sebuah kampus dengan gedung barunya yang masih dalam proses perkembangan di perbatasan Depok dan Bogor lebih tepatnya di Parung. Orang mungkin tak akan pernah tahu bahwa ditempat yang agak ‘pedalaman’ itu ada sebuah kampus Islam berdiri di sana. Tapi tak lama insya Allah orang akan banyak yang tahu bukan hanya dari kampusnya tapi juga orang-orang di dalamnya yang mereka di juluki ‘pejuang ekonomi syariah’ semoga bisa memberi warna lain pada dunia ekonomi selanjutnya, karena membumikan ekonomi syariah itulah tugas kami.
Cerita lain tentang suasana kampus adalah akan ditemukan pada jum’at pagi lingkaran-lingkaran kecil yang riuh melafalkan ayat suci baik untuk tahsin ataupun tahfidznya. Ataupun lingkaran-lingkaran di setiap waktunya yang selalu saja ada untuk mencharger ruhiyah mahasiswa-mahasiswinya.
Tidak ketinggalan sistem perkuliahannya yang menyenangkan karena dosen-dosennya tak akan pernah lupa memberikan motivasi, nasihat ataupun renungan agar kami bisa lebih baik dalam segala hal. Yang membuat aku pribadi sangat merasa penting mendapatkannya apalagi banyak hal-hal baru yang tidak diketahui didapat dari cerita para dosen.
Mungkin itulah sepenggal cerita yang sesungguhnya masih banyak yang ingin diceritakan namun tak mampu tertulis dalam tulisan karma ia akan menjadi kenangan yang indah dalam hati dan ingatan. Terima kasih Ya Allah atas segala nikmat-Mu ini.

2 Feb 2012

Untuk Teman-teman Seperjuangan

Pagi itu mentari masih enggan memunculkan dirinya untuk menghangatkan bumi. Hanya langit mendung yang begitu ikhlasnya menurunkan tetes demi tetes butiran berkah dari penciptanya. Sejuknya membuat siapapun lebih memilih melanjutkan mimpi berkemul dengan selimut hangatnya atau mungkin memilih untuk tak melangkahkan kaki sedikit pun keluar dari pintu rumah.

Tapi itu tidak berlaku bagi sekumpulan orang yang memang sudah beberapa minggu lamanya mempersiapkan diri dihari istimewa itu. Sejak pagi mereka sudah berkumpul merancang ini, merancang itu tak peduli titik-titik hujan yang tak jua reda, bagi mereka hanya ingin mempersiapkan yang terbaik untuk para tamu. Persiapan pun mulai selesai namun hujan tak jua reda, raut-raut wajah penuh cemas, doa-doa dalam hati terus terucap berharap hujan tak lagi turun saat acara harus dimulai. Masih menunggu dengan doa-doa agar para tamu dapat hadir di acara itu, melihat cuaca yang agak kurang mendukung membuat hati semakin cemas.

Masih ada hati yang ikhlas, masih ada jiwa-jiwa optimis yang terus membangkitkan semangat bahwa semuanya akan baik-baik saja, akan berjalan sesuai kehendak-Nya, keberkahan yang selama ini diyakini. Hingga akhirnya acara pun dapat segera terlaksana, dengan jumlah penonton atau tamu yang cukup banyak. Subhanallah…Alhamdulillah…ucap syukur kami panjatkan. Maha suci Allah yang telah menggerakkan hati mereka para tamu untuk dapat hadir di acara itu, mereka yang memiliki keikhlasan dan jiwa-jiwa kepedulian tinggi pada saudaranya yang jauh disana. Mereka yang setia mengikuti acara dari awal hingga akhir.

Acara demi acara pun berjalan dengan baik meski tetes-tetes hujan terkadang harus mewarnai acara itu, namun disitulah uniknnya. Bukankah itu yang kami harapkan? Keberkahan pada acara itu, bukankah hujan merupakan sebentuk keberkahan dari-Nya? Maka syukurilah bagaimanapun keadaannya. Hingga kami mengakhiri acara dengan segurat senyum bahagia. Semoga semua acara berkah.

Mereka adalah para pejuang yang peduli dengan saudara-saudara yang nun jauh disana, di bumi Palestina, dalam Sebi Solidarity for Palestine (SSP) untuk Syahru Intifadhah 4. Terus berjuang saudara-saudariku karena perjuangan kita masih panjang.

Salam semangat, Salam Jihad, Allahu Akbar !!!


Assalamualaikum Wr. Wb.. "SEBI SOLIDARITY FOR PALESTINE" Dengan Bangga Mempersembahkan KONSER AMAL SYAHRU INTIFADHAH Ke-4 "Semangat Intifadhah, Sambut Kemerdekaan Palestina" Ahad, 8 Januari 2012 Pkl 08.00-15.00 @ Kampus STEI SEBI, Jl. Raya Bojongsari, Depok. Siapkan Infaq Terbaikmu dan Ajak Pasukanmu untuk ikut hadir di Konser Amal Syari 4.. Salam Semangat Intifadhah!
CP: 082113315972 SEBARKAN.. Wassalamualaikum Wr. Wb... Jzk :))))
DAN
Sekolah tinggi ekonomi islam SEBI mengundang anda semua untuk mengikuti tes beasiswa S-1 ekonomi syariah pada :
tanggal : 8 januari 2012
... waktu : 13.00 s/d selesai
tempat : STEI SEBI, gang pondok rangga, jalan bojong sari, sawangan, depok
syarat : - siswa lulusan tahun 2011 dan 2012
... jenis beasiswa : - beasiswa SDM ekspad, beasiswa kader surau, beasiswa untuk hafidz al-quran
rute perjalanan :
- angkot
dari terminal depok naik 03
dari lebak bulus naik 106
dari ciputat naik 29
turun di gang pondok rangga setelah pertigaan bojong sari
- pesawat
turun di bandara soekarno hatta, naik bus damri jurusan lebak bulus, dari lebak bulus naik angkot 106
- kereta
dari stasiun kota depok baru, naik angkot 03

1 Nov 2011

Akhwat Keren ^_^


Macet siapa sih yang ga sebel sama yang namanya macet, apalagi di Jakarta wuiih kapan sih ga da macetnya. Terus biasanya apa yang bisa kita lakukan saat macet itu? cuma bisa duduk terdiam menunggu hingga berjam-jam. Sayang yah waktu yang terbuang percuma itu. Tapi pernah ga terpikir seorang akhwat yang mencoba mengatasi kemacetan itu dengan turun langsung kelapangan :) ini yang sedikit ingin saya ceritakan.

Ada yang unik pada pertemuan kami ahad itu bersama teman-teman lingkaran malaikatku. Dengan materi pembahasan yang tidak biasanya dan campur-campur seputar kehidupan. Mereka memang punya sejuta cerita yang dapat dijadikan motivasi semangat yang luar biasa.

Kalo polisi mengatur lalu lintas biar ga macet itu udah biasa tapi kalo akhwat yang ngatur lalu lintas ini yang ga biasa. Pagi itu seperti biasanya teman saya ini berangkat menuju tempat tujuannya dengan angkot. Karena padatnya kendaraan dan ego manusia-manusianya yang tinggi macet pun terjadi. Ga ada yang mau mengalah sedikit pun semuanya sama-sama ingin sampai tempat tujuan dengan segera.
Nah teman saya ini sudah mikir bakal terlambat banget kalo ga ada yang mau mengalah untuk bisa jalan. Jadilah si ukhti turun dari angkot dan mengatur kendaraan yang ada sesuai petunjuknya. Semua menuruti perintahnya walau ada satu orang yang enggan dan egois itu, tidak mau diperintah sama wanita yang menurut dia mungkin notabennya bukan siapa-siapa, akhirnya nurut juga. Dengan usahanya yang keras akhirnya semua kendaraan bisa jalan juga. Wah...hebat ya akhwat yang satu ini two thumbs buat keberhasilannya. Polisinya kemana?? tanya kami. Ada polwan tapi ga bisa ngapa2in cuma lewat doank. (blm selesai udh ngantuk bsk2 dilanjutin)


Jazakillah untuk share pengalamannya teman ^^

..........

Rabb...

Rindu itu sangat...

menggedor-gedor hendak keluar

seandainya ia masih dapat kutahan

Rindu itu sangat...

menahanku terlelap dalam malam

menguapkan konsentrasi pada tempatnya

meninggalkan bekas-bekas pada ingatan

Rindu itu sangat...

menggantung indah pada ketidakharusan

membelai melambai tak tentu arah

Karena rindu itu sangat...

11 Okt 2011

Seuntai Cinta Untuk Yang Tercinta

Wajahmu terlukis indah pada tiap-tiap perjalananku

membangunkanku pada kesadaran bahwa aku harus terus melangkah

seberapa besarpun cobaan yang ada, rintangan yang kutemui

pastilah ada doamu disana

meski terkadang luka tak segan kutorehkan ke hatimu

kesalahan bertubi kulakukan kepadamu

tapi bagimu tiada lain kecuali kebahagiaanku

Engkau terlukiskan pada mimpi-mimpi itu

mimpi indah dan panjang yang menggelayut

memberikan aku luahan harapan dan keyakinan

bahwa hidup memang harus terus diperjuangkan

Sesekali mungkin tak kudengar ucapmu

memalingkan diri sehingga ikhlasmu tak kurasa ridhomu tak terasa

dan aku layaknya manusia durhaka

yang sesungguhnya masih membutuhkanmu

Cintamu amat luas kasihmu tak terbatas

semoga kelak senyum bangga itu hadir diwajahmu

melukis indah bersama senja

meski cinta tak tersampai lewat tingkah

namun ia akan selalu ada

membersamai dalam do’a dan sujudku duhai ibunda..

# Ibuku oh Ibu...

Betapa ikhlas kau menyayangiku

Jiwamu tulus memeliharaku

Tiada mengharap balasanku

Ya Allah Tuhanku...

Bukakanlah pintu ampunanMu

Curahilah ia dengan kasihMu

Ia merawatku sejak kecilku...

Oh ibu kini aku jauh darimu

Inginku luruh dipangkuanmu

Rengkuhlah aku dalam doa malammu

Semoga Dia membimbing langkahku

Oh ibu airmataku berderai

Rindu belai kasih sayangmu

Dengan ketulusan hati yang dalam

Maafkanlah anakmu ini

Maafkanlah anakmu ini...

# nasyid

*) Kamar inspirasi, September 2011

dipersembahkan untuk semua yang mencintai ibundanya.

23 Jul 2011

Rindu itu...


Malam semakin larut namun tak dapat kupejamkan mata dirundung rindu pada mereka yang mengingatkanku akan syurga.
Malam itu kubuka catatan seorang ukhti entah kenapa ingin rasa membaca catatannya, meski mungkin catatan biasa tapi terasa berbeda bagiku. Seketika aku diingatkankan pada mereka. Mereka yang dulu berjanji utnuk membersamai di syurga. Mereka yang sedikit ku gambarkan sebagai : sosok akhwat yang tegas namun penuh sayang, sosok yang melankolis juga periang, sosok yang aneh namun luar biasa, sosok yang cerewet juga pintar, sosok yang gaul tapi manis, sosok yang kekanakan tapi hebat, sosok yang terlihat biasa tapi smart, sosok yang manis hmm disemutin nih.
Malam itu kusempatkan diri menulis tentang mereka tidak bnyak memang hanya ingin mengingat masa-masa kebersamaan kita dulu. Rindu dengan kalian ukhti meski kita terpisah oleh jarak, semoga hati kita saling mengikat. berharap suatu hari kita semua dapat berkumpul kembali menyatukan semnagat yang mulai retak. Menyemai langkah kita menuju pada keridhoan-Nya. Rabithah ini akan selalu menyertai kalian ukhti, meski jarak, meski waktu memisahkan kita. Semoga kelak kita dipertemukan-Nya kembali seperti janji kita dulu ukhti. Uhibbukumfillah...^^
*Kamar inspirasi Juni '11

30 Mei 2011

Lihat Lebih Jauh


Mungkin Allah memang punya jalan sendiri di setiap episode kehidupan yang kita lalui. Tapi terkadang kita tidak tahu dan tidak pernah mengerti akan hal itu. Kita terlalu disibukkan dengan perasaan hati dan pikiran diri yang selalu negatif (mungkin aku saja). Allah memang punya jalan sendiri namunterkadang kita sulit untuk bisa merasakannya, mungkin karena mata hati kita telah tertutup karena kemaksiatan yang tanpa sengaja ataupun tidak kita lakukan. Hati kita tidak dapat menerima sinyal-sinyal positif dari apa yang sesungguhnya terjadi. Hati kita seakan menolaknya. Padahal setiap kejadian yang ada pastilah ada hikmah yang dapat kita petik. Entah itu disaat kejadian menyenangkan atau menyedihkan sekalipun, disana akan ada hikmah yang dapat kita ambil. Lagi-lagi hati kita tak dapat membacanya,
Kita memang harus lebih membersihkan hati. Membersihkan dari penyakit yang terkadang mengotori. Melembutkannya kembali dengan lebih banyak mengingatNya, sehingga bashirah pun akan terbuka. Kita memang harus lebih banyak membaca, membaca dengan hati setiap kejadian yang ada disekitar kita. Bukan sekedar dengan mata telanjang yang terkadang kepalsuan lebih banyak didalamnya. Membaca lebih jauh. Itulah mengapa jika lautan dijadikan tinta untuk menulis ilmu-ilmu Allah tak akan pernah cukup,tak akan pernah habis pelajaran yang dapat kita ambil.

Man arafa nafsahu, arafa rabbahu
"Siapa mengenal dirinya, pasti akan mengenal Tuhannya"
Bukankah Allah begitu sayang pada kita, Ia telah menjamin dalam firmanNya bahwa sesudah kesulitan pasti ada kemudahan, bahkan mengulangnya dua kali dalam surat yang sama. Sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. Maka untuk apa kita ragu dengan keluasan rahmatNya..Begitulah Allah, Ia akan punya jalan sendiri untuk setiap hambaNya, meski yang terbaik tidak selalu jadi yang terindah, bukan?
Teruslah berusaha untuk selalu berpikir positif bahwa segala ujian dan kesulitan yang Allah beri adalah agar kita lebih dewasa, lebih bijak dalam menjalani hidup ini, lebih memahami hakikat kehidupan sebenarnya. Teruslah berusaha untuk membuang jauh-jauh hal negatif dari kehidupan kita, dari diri kita dari apapun yang menghalangi hati kita untuk dapat merasakan, membaca setiap kejadian yang kita alami. Agar Allah selalu dekat dan kita dapat merasakan kedekatannya itu lebih dari apapun.

*masih,belajar memahami kehidupan..

Jakarta, 270511

21 Des 2010

Hmm...

Terkadang diri ini tak mengerti rahasia apa yang saat ini tersembunyi, ada apa sebenarnya yang terjadi. Hmm..semuanya serba membingungkan dan memusingkan. Ya Allah kuatkan kaki ini untuk tetap melangkah di jalanMu, kuatkan pundak ini agar dapat terus tegak menopang semua yang ada. Meski terkadang pertanyaan itu seringkali terbesit. Sudah sejauh manakah memang??? pantaskah??? Ikhlaskah???

14 Agu 2010

My Pray

Ya Allah biarkan segenap cintaMu meliputi disetiap pikiran dan hatiku. Biarkan ia mengalir dalam tubuh ini dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diriku. Agar tak ada lagi ruang untuk selainMu karna diriMu sudah cukup untukku. Agar ku tak lagi lalai dengan apa yang harus kulakukan. Agar ku tak disibukkan dengan perkara yang hanya membuat diri ini semakin terpuruk dan terjerembab dalam kemaksiatan yang semakin membuatku jauh dariMu. Amin..

1 Ramadhan

28 Jun 2010

Sejuta Rasa

Ketika kumerangkainya
Satu satu dua dua tiga tiga
Menjadi susunan indah penuh makna

Namun aku tahu bahwa
Satu satu dua dua tiga tiga
Yang telah kususun tak dapat memberi rasa

Ah..pelik..
Ujaran ku kini mengisi..
Setiap kata yang kucoba susun
Satu satu dua dua tiga tiga

Hingga…
Mengapa Satu
Mengapa dua
Mengapa tiga
Dan aku pun mengakhirinya
Dengan empat

130310

31 Agu 2009

Alhamdulillah....



Allah betapa Maha Rahman & Maha Rahim nya Engkau memberikan anugerah terindah itu di Ramadhan yang mulia ini. Semoga Engkau ridho dengannya. Maafkan hamba jika selama ini hamba terlalu banyak mengeluh padaMu karena tiada tempat yang lebih baik untukku mengeluh selain padaMu. Duhai Allah,semoga semua ini menjadi awal untukku terus memperbaiki diriku lebih baik lagi & lebih baik lagi kedepannya. Semoga hamba bisa menjalankan amanah yang telah Engkau beri dengan sebaik mungkin,bukan sebagai beban tapi sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa syukurku padaMu untuk segalanya.
Dan selamanya aku tak akan pernah berhenti melabuhkan segala do'aku padaMu, duhai Allah.